jurnalisme 4.0 /berita 1/
REALITAS PEDAGANG BAKSO KAKI LIMA DAN BAKSO RESTAURANT
Banyak sekali di
setiap daerah yang menjadikan bakso sebagai mata pencaharian dikarenakan bakso
sudah banyak dinikmati oleh semua orang diberbagai daerah, pada awalnya
pedagang bakso masih menggunakan gerobak (konvensional) atau bisa dibilang kaki
lima tetapi semakin berkembangnya zaman banyak sekali bermunculan bakso modern yang sudah berinovasi dari segi penyajian maupun tempat.
Daerah bekasi juga memiliki kuliner bakso yang sangat beragam dari bakso kaki lima maupun bakso modern banyak sekali realitas berbeda antar pedagang bakso, seperti pedagang bakso kaki lima "arema malang" pak endang yang sudah menjalani daganganya selama 8 tahun di daerah bintara, bekasi. Tidak heran dagangan beliau sangat dinikmati banyak orang karena beliau mempunyai resep tersendiri yang membuat baksonya bisa mengalahkan pedagang bakso modern yang mempunyai kualitas berbeda salah satunya bakso boedjangan, bakso ini berasal dari bandung yang sudah mempunyai beberapa franchise di indonesia salah satunya berada di bekasi.
Bakso boedjangan sering diesbut baksonya anak muda karena dari segi tempat yang menerapkan model family restaurant membuat para penikmat bakso menjadi nyaman. Dengan hal itu bakso boedjangan mempunyai kisaran harga yang cukup tinggi dibandingkan bakso kaki lima "arema malang" pak endang, untuk dari segi tempat memang bakso pak endang tidak terlalu bagus karena beliau hanya mempunyai gerobak tetapi untuk kisaran harga cukup terjangkau.
| source : google |
Dari kedua restaurant tersebut realitas setiap pedagang bakso mempunyai ciri khas tersendiri bagi para pelangganya karena cita rasa dan juga kisaran harga yang berbeda, dengan begitu bakso boedjangan mempunyai kualitas yang cukup tinggi tetapi untuk kisaran harga tetaplah bakso kaki lima "arema malang" pak endang yang cukup terjangkau.
mantappp
BalasHapus